Waspada 7 Penyakit yang Bisa Membuat Badan Gemuk

Berat badan turun 20 kg mungkin menjadi dambaan bagi mereka yang kelebihan bobot tubuh. Simak tips dietnya berikut ini.

Daftar Isi



Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Badan yang gemuk tak hanya dipicu terlalu banyak makan dan kurang olahraga. Sejumlah penyakit tertentu juga bisa membuat badan jadi gemuk. Apa saja?

Saat berat badan kita naik secara tiba-tiba, hal pertama yang terlintas di benak kita adalah mungkin ada yang salah dengan pola makan kita.

Namun, menurut para ahli, selain pola makan dan rutinitas olahraga, ada kondisi kesehatan atau penyakit tertentu yang juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan secara tiba-tiba.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mewaspadainya, kenali sejumlah penyakit yang membuat badan gemuk berikut ini.

1. Efek samping obat

Mengutip Medical News Today, sejumlah pengobatan tertentu memiliki efek samping peningkatan berat badan. Di antaranya antipsikotik, antidepresan, kortikosteroid, antihiperglikemik, misalnya untuk diabetes; dan antihipertensi.

Tidak semua obat dalam kategori ini akan menyebabkan kenaikan berat badan. Namun, jika seseorang mengalami kenaikan berat badan yang cepat, penting bagi mereka untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum berhenti minum obat.

2. Insomnia

Insomnia dapat menyebabkan penambahan berat badan pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Kurang tidur dapat memengaruhi ritme sirkadian seseorang, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dengan mempengaruhi hormon nafsu makan, kebutuhan dan pengeluaran energi. serta pilihan makanan.

3. Depresi




Ilustrasi. Salah satu penyakit yang membuat badan gemuk adalah depresi. (iStock/Nicola Katie)

Mengutip Healthshots, mengalami stres, kecemasan, suasana hati yang buruk, dan depresi juga termasuk penyakit yang membuat badan gemuk.

Sebuah penelitian pada 2010 yang dipublikasikan di American Journal of Public Health menemukan bahwa orang yang merasa sedih dan kesepian lebih cepat naik berat badannya daripada yang tidak sedih.

Apalagi, obat anti depresan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Jadi jika merasa depersi dan meminum pil ini, jangan kaget jika mengalami kenaikan berat badan antara 5 – 15 kg dengan akumulasi bertahap terus selama bertahun-tahun.

4. PCOS

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kelainan sistem endokrin yang menyerang orang yang memiliki ovarium pada usia reproduksi.

Hal ini ditandai dengan beberapa kelainan hormonal. Orang dengan PCOS biasanya juga mengalami resistensi insulin, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Orang dengan kondisi ini memiliki peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2 dan kadar kolesterol tinggi.

Tidak ada obat untuk PCOS, tetapi perubahan gaya hidup dan pola makan seperti berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan sehat dapat membantu seseorang menurunkan berat badan dan meningkatkan resistensi insulin.

5. Sindrom cushing

Mengutip Health, sindrom cushing juga bisa membuat badan menjadi gemuk. Biasanya, kortisol membantu menjaga tekanan darah dan gula darah dalam kisaran yang sehat. Namun ketika kelenjar adrenalin memproduksi terlalu banyak hormon stres ini, hal itu dapat menambah lemak di perut dan pangkal leher Anda.

Anda mungkin mengalami lebih banyak memar dan melihat anggota tubuh yang lebih lemah dan lebih kurus, wajah bulat, dan stretchmark besar berwarna ungu.

6. Masalah ginjal




ilustrasi batu ginjalIlustrasi. Salah satu penyakit yang membuat gemuk adalah masalah ginjal. (istockphoto/blueshot)

Kenaikan berat badan secara tiba-tiba atau pembengkakan pada tungkai, pergelangan kaki, atau kaki mungkin merupakan tanda penyakit ginjal, seperti gagal ginjal atau sindrom nefrotik.

Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring produk limbah dan cairan dari tubuh. Jika rusak, kelenjar tersebut tidak dapat mengeluarkan cairan tersebut dengan baik dan tubuh dapat menahan cairan, sehingga menyebabkan penambahan berat badan.

7. Diabetes

Tergantung pada jenisnya, Anda dapat mengobati diabetes dengan kombinasi pola makan, olahraga, insulin, dan pengobatan.

Mengutip WebMD, Insulin membantu tubuh Anda menggunakan energi. Namun hal ini juga memudahkan tubuh Anda menyimpan energi, yang sering kali dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Selain itu, Anda mungkin tergoda untuk makan lebih banyak untuk mencegah gula darah rendah dari beberapa perawatan. Bicarakan dengan dokter Anda tentang cara terbaik untuk menyeimbangkan pola makan, olahraga, insulin, dan pengobatan untuk mengatur berat badan dan diabetes Anda.

Itulah 7 penyakit yang membuat badan gemuk. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami kenaikan berat badan tiba-tiba dan mengalami gejala-gejala seperti di atas.

(pua/pua)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts