Wanita Tertua Meninggal, Nyaris Jadi Orang Tertua yang Pernah Ada

Lucile Randon, wanita tertua di dunia meninggal di usia 118 tahun 340 hari. Dia meninggal dalam tidurnya. Randon nyaris menjadi orang tertua yang pernah ada.

Jakarta, CNN Indonesia

Lucile Randon, wanita tertua di dunia meninggal di usia 118 tahun 340 hari. Dia meninggal dalam tidurnya.

Di usianya itu Randon sebenarnya nyaris menjadi manusia tertua yang pernah ada, namun sayangnya Tuhan berkata lain. 

Biarawati tertua di dunia ini sebenarnya ia hanya perlu tiga tahun hidup lebih lama untuk mencapai rekor wanita tertua yang pernah hidup di dunia.

Jeanne Louise Calment (1875-1997) pernah dinobatkan jadi wanita tertua di dunia. Wanita asal Prancis ini berpulang di usia 122 tahun 164 hari. Hingga kini, ia masih memegang gelar sebagai wanita tertua di dunia yang pernah ada.

Randon atau akrab disapa Suster Andre didapuk jadi wanita tertua di dunia pada April 2022 setelah Kane Tanaka meninggal di usia 119 tahun 107 hari. Seperti dilansir dari laman resmi Guinness World Records, Suster Andre juga memegang rekor sebagai orang tertua kedua di Prancis dan tertua kedua di Eropa.

Dia menghabiskan masa muda dengan bekerja sebagai guru dan pengasuh. Suster Andre mengasuh anak-anak selama Perang Dunia II.

Usai perang, ia menghabiskan 28 tahun bekerja dengan anak yatim dan orang tua di rumah sakit di Vichy, Auvergne-Rhone-Alpes sebelum menjadi biarawati Katolik. Saat jadi biarawati, ia pun jadi biarawati tertua yang pernah hidup.

Rekor yang dipegang ternyata tak cuma soal usianya yang begitu sepuh. Rupanya ia juga seorang penyintas Covid-19 tertua.

Suster Andre mampu selamat dari gelombang flu Spanyol di 1918. Kemudian ia juga selamat dari pandemi Covid-19 setelah dinyatakan positif pada 16 Januari 2021.

Dia dinyatakan positif tanpa gejala sehingga ia menghabiskan tiga minggu karantina. Tahun lalu ia pun harus merayakan ulang tahun ke-117 dalam kondisi sedikit kelelahan.

(els/chs)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts