Treatment Berbasis Laser Diprediksi Bakal Tren di Indonesia di 2024

Memasuki 2024 ini tren perawatan kecantikan apa yang kira-kira bakal digandrungi masyarakat Indonesia?


Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Mempercantik diri dengan melakukan berbagai treatment kecantikan sudah banyak dilakukan orang akhir-akhir ini. Baik itu wanita maupun pria, hampir semuanya peduli dengan perawatan diri.

Sepanjang 2023 lalu, berbagai treatment kecantikan cukup ngetren dan banyak dicoba orang. Mulai dari memutihkan kulit, terapi plasma, hingga pengencangan kulit.

Lantas, memasuki 2024 ini tren perawatan kecantikan apa yang kira-kira bakal digandrungi masyarakat Indonesia?


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter dermatologi spesialis kulit dan kelamin di Klinik Dermalogia, Jakarta, Arini Widodo mengatakan di 2024 perawatan berbasis energi, seperti laser akan terus memegang peranan penting di bidang dermatologi.

“Laser akan sangat ngetren karena teknologi perawatan kecantikan ini bisa untuk semua masalah kulit dan semua usia,” kata Arini dalam keterangan tertulis, Rabu (10/1).

Selain itu, perawatan laser juga telah digunakan sejak lama karena kemampuannya dalam memperbaiki kulit. Perawatan ini juga memiliki dampak kerusakan yang paling minimal.

“Teknologi laser ini juga berkaitan erat dengan regenerative treatment atau terapi regeneratif di bidang dermatologi yang saya yakini bakal sangat tren sepanjang tahun ini,” katanya.

Regenerative treatment dalam dermatologi merupakan pendekatan transformasional yang memanfaatkan kemampuan alami tubuh untuk memperbaiki dan memperbarui jaringan yang rusak. Contoh regenerative treatment yang menurut Arini berpotensi marak di 2024 misalnya collagen stimulator, exosome, hingga secretome.

Selain itu, alasan teknologi laser berupa regenerative treatment ini bakal digandrungi di 2024 karena menawarkan pendekatan yang lebih presisi dan personal.

Teknologi ini memahami karakteristik unik kulit setiap pasien. Sehingga dapat menyesuaikan terapi untuk mengatasi kebutuhan individual yang mungkin menghasilkan hasil yang lebih efektif.

“Misalnya dengan melakukan terapi eksosom dan secretome. Khususnya menawarkan alternatif yang mungkin lebih aman dibandingkan transplantasi sel hidup,” kata dia.

(tst/chs)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts