Tiga Pelaku Pemerkosaan Gadis Berkebutuhan Khusus di Jakbar Terancam 15 Tahun Penjara

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan mengatakan tiga lelaki yang menculik dan memperkosa gadis berketerbelakangan mental di Jakarta Barat terancam hukuman penjara 15 tahun.

Read More

Andri, seperti dilansir dari Antara, Selasa (9/5/2023), mengatakan para pelaku disangkakan Pasal 328 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Dan Pasal 81 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata dia.

Korban yang baru berusia 17 tahun mengalami luka fisik dan trauma, sehingga memerlukan pendampingan dari unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Sebelumnya Andri mengatakan polisi telah menangkap tiga pelaku penculikan dan pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur berinisial RJ, yang punya kebutuhan khusus. Ketiga pelaku berinisial AB, IN, dan IM ditangkap secara terpisah.

“Pelaku berhasil diamankan di daerah Dadap, Tangerang,” terangnya.

Andri mengatakan korban diperkosa setelah berkenalan dengan tiga pria itu melalui media sosial. Setelah berkenalan, para pelaku mengajak RJ bertemu, kemudian mereka menculiknya.

Pelaku awalnya mengajak korban jalan-jalan dan makan. Gadis malang itu lalu diajak ke sebuah rumah kontrakan yang berada di kawasan Dadap, Tangerang.

“Setelah tiba di rumah kontrakan, para pelaku awalnya minum-minuman keras. Setelah mabuk, korban justru menjadi objek kepuasan para pelaku,” ungkap Andri.

“Jadi motifnya murni para pelaku ini berusaha ingin merudapaksa korban. Awalnya kenalan lewat medsos kemudian ngajak ketemu lalu diajak ke rumah kontrakan,” kata Andri.

Sebelumnya diwartakan telah terjadi penculikan di Jalan Adhi Karya RT 07 RW 05, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (5/5/2023) sore. Aksi penculikan itu terekam kamera pengawas dan viral di media sosial.

Sepupu korban, Muhammad Iqbal (26) mengatakan, awalnya korban masih berada di rumah. Namun sore hari sekira pukul 17.00 WIB, korban tidak terlihat.

Karena panik, ia langsung mencari korban hingga melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi. Rupanya, RJ menghilang karena telah dibawa kabur dua orang tak dikenal dengan berbocengan mengendarai motor berjenis skutik.

Iqbal dan keluarga sempat bingung karena korban telah dibawa oleh dua orang tak dikenal. Apalagi sepupunya itu mengalami keterbelakangan mental.

Beberapa jam melakukan pencarian di wilayah Jakarta Barat, namun hasilnya nihil. Tak lama berselang, pihak kepolisian datang melakukan pengecekan ke lokasi dan mulai melakukan pencarian.


Loading…

Sumber: metro.suara.com

Related posts