Segini Biaya Pembangunan Masjid Hj Sitti Mang, Bukti Cinta Ustaz Das’ad Latif

Suara.com – Masjid Hj Sitti Mang diresmikan di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (28/12/2023). Masjid megah dengan konsep dikelilingi kolam itu akan menjadi ikon wisata baru di Kota Makassar. Lantas apakah anda penasaran dengan nominal uang yang dihabiskan dalam proyek pembangunan Masjid Hj Sitti Mang? 

Untuk diketahui, masjid ini merupakan proyek pribadi Dai yang juga akademikus Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, Das’ad Latif. Nama Sitti Mang diilhami dari nama sang ibunda. Masjid ini, menurut Das’ad adalah wujud cinta untuk sang ibu. 

Masjid Hj Sitti Mang bukanlah masjid yang pertama kali dibangun oleh Das’ad Latif lewat kocek pribadinya. Dua masjid sebelumnya dia bangun di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan yang merupakan tempat kelahiran sang ayah serta di tempat tinggalnya di Kompleks Graha Lestari Makassar. Masjid di Pinrang dia namai Masjid Bani Abdullatif sesuai dengan nama almarhum ayahnya. Masjid tersebut memang menjadi bukti cinta Das’ad Latif kepada sang ayah. 

Kini meskipun telah berdiri megah pada lahan seluas kurang lebih 2000 meter persegi, Das’ad Latif tak mau membocorkan berapa uang yang sudah dia rogoh untuk membangun masjid impian tersebut. Hal yang sama juga dia lakukan ketika membangun dua masjid sebelumnya. Peresmian masjid juga dihadiri mantan wakil presiden Jusuf Kalla. 

Profil Das’ad Latif

Sosok Ustadz Das’ad Latif sudah dikenal masyarakat sejak tahun 2020. Ia sering mengisi acara sebagai pendakwah di berbagai stasiun TV. Pembawaan dakwahnya yang ringan diselingi humor membuat namanya makin melejit. 

Ustadz Das’ad Latif. (Facebook)

Pria asal Makassar, Sulawesi Selatan ini merupakan lulusan sarjana IAIN Alauddin Makassar jurusan Peradilan Islam. Ia juga sempat menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin dengan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Sejauh ini, sosoknya dikenal sebagai salah satu pendakwah, akademisi, serta ulama terkenal di Indonesia. Namanya mulai dikenal saat ia didaulat sebagai pengisi acara di stasiun televisi TVOne, SCTV, dan TVRI.

Selain berdakwah, Ustaz Das’ad juga kini terdaftar sebagai dosen dengan status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai kampus, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Makassar, dan universitas swasta lainnya.

Ustaz Das’ad kini juga menyandang gelar sebagai doktor, setelah lulus dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universitas Islam Islam Makassar. Cara Das’ad mendakwah dengan materi ringan, serta pembawaannya yang komunikatif, membuat dirinya sering diundang untuk mengisi acara-acara ceramah di berbagai televisi dan radio.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Sumber: www.suara.com

Related posts