Pencurian Mobil Kia dan Hyundai Meroket, Reporter Kriminal Ikut Jadi Korban

Suara.com – Melaporkan berita adalah satu hal, tetapi menjadi “bahan” berita adalah hal yang lain. Setidaknya itulah yang dialami oleh reporter kriminal Molly Walsh.

Dilansir dariĀ Carscoops, ia menulis tentang pencurian mobil Kia dan Hyundai yang belakangan ini makin meroket kasusnya di Amerika. Apesnya ia malah ikut menjadi korban.

Read More

Walsh membagikan pengalamannya, mengungkapkan bahwa Kia Forte miliknya dicuri pada tanggal 30 Desember ketika ia sedang duduk bersama teman-temannya hanya beberapa meter dari mobilnya yang diparkir.

Ilustrasi interior mobil KIA. (Pexels/Mike B)

Lebih mengejutkan lagi baginya ketika mengetahui bahwa Kia Forte tahun 2020 miliknya hilang, mengingat jaraknya yang sangat dekat dengan mobil tersebut.

Setelah mengetahui bahwa kendaraannya telah dicuri, dia pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kejahatan tersebut. Kurang dari seminggu kemudian, Forte ditemukan, tetapi dia masih belum mendapatkannya kembali karena kerusakan berat yang dialaminya.

Kia Challenge meroket, begini awalnya

Pencurian kendaraan Hyundai dan Kia telah meningkat secara signifikan sejak Kia Challenge menjadi populer pada tahun 2021. Namun, sulit untuk menentukan tingkat masalah sepenuhnya.

Carscoops juga menyebutkan bahwa melaporkan bahwa pencurian kendaraan Hyundai dan Kia telah meningkat lebih dari 1.000% sejak tahun 2020.

Menurut Highway Loss Data Institute, sekitar 1 dari setiap 1.000 kendaraan Hyundai dan Kia yang diasuransikan dicuri pada paruh pertama tahun 2020, yang konsisten dengan produsen mobil lainnya.

Ilustrasi mobil Kia. (Shutterstock)
Ilustrasi mobil Kia. (Shutterstock)

Pada paruh pertama tahun 2023, tingkat pencurian kendaraan Hyundai dan Kia meroket menjadi 11,2 per 1.000 unit. Tingkat pencurian untuk model mobil tertentu meningkat sekitar 1.020%, sementara tingkat pencurian untuk semua merek mobil lainnya tetap stabil.

Alasan peningkatan ini adalah karena kurangnya alat pengaman seperti immobilizer dan desain yang membuat beberapa model sangat mudah dicuri.

Hyundai dan Kia telah berusaha mengatasi masalah ini dengan pembaruan perangkat lunak dan pelindung silinder pengapian pencegah pencurian yang baru. Namun, perubahan ini mungkin tidak sepenuhnya menyelesaikan semua masalah.

Laporan menunjukkan bahwa kendaraan Hyundai dan Kia memiliki tingkat vandalisme hingga tiga kali lebih tinggi daripada produsen mobil lain.

Sumber: www.suara.com

Related posts