Obin, Tukang Kain Indonesia Masuk Daftar Forbes 50 Over 50 Asia

Nama Josephine Kumara atau Obin, yang lebih senang dipanggil


Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Nama Josephine Kumara masuk dalam jajaran wanita 50 over 50 Asia. Perempuan berusia 68 tahun ini adalah seorang desainer fashion Indonesia yang sudah malang melintang di dunia fashion Indonesia.

Namanya bahkan menjadi listee spotlight dalam daftar tersebut.

Daftar 50 perempuan ini dipilih karena telah mengerahkan pengaruhnya di bidang hiburan, fashion, farmasi, keuangan, dan melakukannya pada usia 54, 68, dan bahkan 112 tahun.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Dikenal juga sebagai Obin, adalah seorang desainer Tionghoa-Indonesia yang mulai memadukan motif batik dengan sutera tenunan tangan,” tulis Forbes.

“Beliau membuka showroom BINhouse pertama di Jakarta pada tahun 1986 dan kini memiliki gerai di Jepang, Bali, Singapura dan Belanda, serta reseller global lainnya.”

Obin bahkan sering disebut sebagai “harta karun nasional” karena ketekunannya dalam mendalami dan mempromosikan batik.

Josephine Kumara atau yang lebih dikenal sebagai Obin, ‘menolak’ disebut sebagai desainer dan lebih nyaman disebut sebagai ‘Tukang kain’ lantaran kecintaannya pada kain-kain Indonesia terutama batik yang menjadi fokus utamanya.

Baginya, artis yang sebenarnya adalah mereka yang membuat kain. Dalam setiap koleksinya yang saban tahun sering muncul di berbagai show bergengsi di Jakarta juga kebanyakan mengunggulkan lembaran kain.

Bukan cuma itu, shownya dalam gelaran pekan mode Jakarta kerap jadi salah satu yang ditunggu-tunggu lantaran dalam tiap shownya, dia selalu berani menghadirkan konsep yang berbeda. Pantauan CNNIndonesia.com, Obin sendiri termasuk salah satu desainer yang menggunakan konsep santai dan membiarkan para model untuk melenggang bebas bahkan sambil menari di catwalk. Konsep tersebut pun setelahnya menjadi populer dan banyak digunakan oleh desainer lainnya. 

Selembar kain, buatnya bukan sekadar benang yang dipintal menjadi satu dan dipakai untuk menutup tubuh. Kain, adalah bagian dari budaya Indonesia itu sendiri.

“Kain dari semua pelosok nusantara tidak bisa berdiri begitu saja tanpa budaya. Jangan angkat kain sebagai kain tanpa budayanya. Budaya adalah bagian dari kain, kain adalah bagian dari budaya,” katanya kala 2016 lalu.

Budaya itu terbentuk dari kebiasaan dan adat masyarakat setempat. Kedua unsur ini merupakan pelekat bangsa dari keberagaman yang ada.

“Batik sudah ada sejak ratusan tahun silam, mampu menantang zaman dan bertahan hingga kini. Batik tidak pernah mati. Batik bukan sekadar selembar kain,” kata Obin,

Selain Obin, nama Christine Hakim dan President Director-CEO XL Axiata Dian Siswarini juga masuk dalam daftar Forbes wanita 50 over 50 Asia.

(chs)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts