Mau ke Arab Saudi dan Ziarah di Raudhah? Simak Aturan Barunya

Kini, jemaah wajib untuk melakukan scan barcode di gerbang pintu otomatis Raudhah. Mekanisme baru untuk mengunjungi telah disetujui Otoritas Masjid Nabawi.


Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Bagi kalian yang hendak menjalankan ibadah umrah dan berniat mengunjungi Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah, ada aturan baru dari pemerintah Arab Saudi yang mesti diketahui.

Raudhah adalah tempat kecil di antara kamar Rasulullah (yang sekarang menjadi makam Nabi SAW) dengan mimbar Masjid Nabawi. Banyak umat muslim yang ziarah ke Raudhah.

Sepanjang 2023, Masjid Nabawi telah menerima lebih dari 280 juta jemaah. Di tahun 2024, Otoritas Masjid Nabawi siap memberikan layanan terbaik dan komprehensif agar jemaah bisa beribadah dengan mudah dan nyaman.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, jemaah wajib untuk melakukan scan barcode di gerbang pintu otomatis Raudhah. Mekanisme baru untuk mengunjungi telah disetujui Otoritas Masjid Nabawi dan lembaga terkait di Arab Saudi.

Seperti dikutip dari Saudi Gazette, Jumat (26/1), pengunjung mesti menggunakan aplikasi Nusuk sebelum bisa berkunjung ke Raudhah. Pengunjung bisa memperoleh informasi langkah-langkah berkunjung ke Raudhah.

Selain itu, pengunjung harus lebih dulu melakukan reservasi di aplikasi Nusuk, dan jika berhasil baru akan menerima pesan konfirmasi kunjungan. Pengunjung akan diingatkan lewat aplikasi Nusuk sehari sebelum jadwal mengunjungi Raudhah.

Setelah calon pengunjung mengonfirmasi, baru kemudian barcode dikeluarkan untuk bisa masuk ke Raudhah. Pengunjung tidak bisa memakai barcode yang dikeluarkan bila datang bukan pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Berikut prosedur lengkap dengan mekanisme terbaru untuk berkunjung ke Raudhah.

– Jemaah yang tiba di halaman Masjid Nabawi akan diarahkan ke layar panduan menuju pintu masuk yang telah ditentukan untuk kunjungan tersebut.

– Lalu, jemaah bakal diterima petugas Masjid Nabawi dan dipandu untuk melakukan tahapan kunjungan masuk Raudhah.

– Sebelum tiba di Raudhah, pengunjung harus memindai barcode di gerbang otomatis
– Jemaah diminta kembali ke ruang tunggu dan bergabung bersama kelompok jemaah yang akan melakukan kunjungan
– Jika jemaah gagal masuk melalui scan barcode karena izin masuk sudah tidak aktif, jemaah akan diminta kembali ke tempat yang sudah ditentukan
– Usai waktu berkunjung berakhir, jemaah akan diarahkan menuju pintu keluar yang telah ditentukan

Sejumlah fasilitas telah disiapkan otoritas Masjid Nabawi untuk melayani jemaah haji dan umrah yang berziarah ke Raudhah. Ada alokasi jalur khusus juga bagi jemaah berkebutuhan khusus yang bakal dibuka sesuai kapasitas Raudhah.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts