Kekurangan Salju, Resor Ski Tertinggi di India Ditinggal Wisatawan

Gulmarg di Kashmir, India, salah satu resor ski tertinggi di dunia yang biasa diselimuti salju, kini kekurangan salju karena terdampak dalam fenomena El Nino.

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Pada waktu-waktu seperti sekarang, bulan Januari, lereng Gulmarg biasanya dipenuhi oleh para pemain snowboard dan pemain ski, semuanya memanfaatkan salju segar bulan Januari yang setiap tahun menyelimuti pegunungan Himalaya.

Namun seperti banyak destinasi ski musim dingin yang populer saat ini, kota resor di Kashmir yang dikelola India ini menghadapi kekurangan salju, karena cuaca kering yang tidak sesuai musimnya, sehingga mengecewakan, baik bagi wisatawan maupun operator pariwisata.

Resor Ski Gulmarg, salah satu yang tertinggi di dunia, terletak di Pegunungan Pir Panjal di Himalaya, berjarak sekitar 50 kilometer dari kota Srinagar dan sekitar 20 kilometer dari Garis Kendali (LoC), perbatasan de facto yang membagi wilayah yang disengketakan antara India dan Pakistan ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Resor ini menawarkan medan ski sepanjang lebih dari 1.330 meter vertikal (4.363 kaki) dan paling terkenal dengan Gondola Gulmarg, yang naik ke ketinggian 3.980 meter (13.057 kaki).

Meskipun tidak ada salju, seorang staf Resor Ski Gulmarg yang dihubungi melalui telepon yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada CNN Travel bahwa hotel mereka mengalami tingkat hunian yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Meskipun mengakui musim kemarau, dia mengatakan masih ada hal yang dapat dilakukan wisatawan di Gulmarg, termasuk naik gondola, yang menawarkan pemandangan puncak gunung bersalju yang indah.

Namun dengan kondisi lereng yang kering, mereka yang mencari nafkah dengan menerima kedatangan penggemar ski dan snowboard setiap tahunnya, seperti Asif Ahmad Bhat yang berusia 23 tahun, kehilangan pekerjaan.

Penduduk lokal Gulmarg, yang mengajar seluncur salju kepada anak-anak dan orang dewasa, mengatakan bahwa daerah tersebut biasanya menerima dua tipe orang. “Jenis pertama adalah mereka yang datang ke sini hanya untuk tujuan wisata bersama keluarga dan teman,” ujarnya.

“Lalu ada jenis kedua yang datang ke sini untuk melakukan aktivitas olah raga petualangan seperti ski dan snowboarding. Yang terakhir adalah klien kami dan kami telah mengatakan kepada mereka untuk tidak datang ke Gulmarg. Kami benar-benar kecewa,” tuturnya.

Ahmad Bhat mengatakan dia harus membatalkan empat pemesanan pada bulan Desember dan 23 pemesanan lainnya selama periode menjelang 21 Januari. “Kami tidak ingin mereka datang dan kecewa,” katanya, seraya menambahkan bahwa suhu telah meningkat sedemikian rupa sehingga sebagian besar salju yang ada juga telah mencair.

“Mari kita lihat apakah ada salju menjelang paruh kedua bulan Januari. Kami akan menghubungi klien kami nanti,” tambahnya.




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts