Jokowi Minta Masyarakat Bersatu Lagi Setelah Pemilu, Cak Imin: Aneh!

Suara.com – Bakal cawapres Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar, menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengajak warga kembali bersatu setelah Pemilu merupakan suatu hal yang aneh.

Read More

Sebab, politikus yang akrab disapa Cak Imin ini menilai kehidupan berbangsa saat ini pun sudah bersatu. Jadi, tidak perlu menunggu masa-masa setelah Pemilu.

“Nggak usah pemilu. Hari ini pun harus bersatu, nunggu pemilu aneh. Bersatu sekarang harus bersatu,” kata Cak Imin kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (8/11/2023).

Ketua Umum PKB itu kemudian mengatakan bersatu tidak harus menunggu setelah Pemilu. Cak Imin lalu menganalogikan Pemilu sebagai ajang olahraga.

“Pemilu nggak pemilu harus bersatu. Menang, kalah, dalam kompetisi olahraga juga bersatu. Menang, kalah, dalam Pemilu apalagi,” jelas dia.

Pernyataan Jokowi

Sebelumnya Presiden Jokowi mengingatkan kepada siapa pun nanti pasangan capres dan cawapres yang menang mau pun yang kalah agar tidak jumawa, bahkan sampai murka.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya di HUT ke-59 Partai Golkar.

“Dan ingat, mulai dari sekarang, yang kita pegang betul nanti jika menang jangan jumawa. Jika kalah juga jangan murka,” kata Jokowi di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (6/11/2023).

Ia bahkan menyarankan agar para peserta Pilpres yang bertarung untuk dapat bersatu kembali setelah selesai pertarungan.

“Setelah berkompetisi saya setuju tadi Pak Prabowo, bersatu kembali, rukun kembali,” ujar Jokowi.

“Ini adalah pertandingan antaranggota keluarga sendiri, antar sesama anak bangsa yang sama sama ingin membangun negara kita Indonesia,” sambungnya.

Sumber: www.suara.com

Related posts