Hindari Tekan Flush Toilet Pesawat dan Bersandar di Jendela, Kenapa?

Maskapan Virgin Australia memberikan kesempatan pada penumpang yang mau duduk di kursi tengah untuk memenangkan undian dengan total nilai Rp2,3 miliar.

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Penerbangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan bagi kru kabin atau pramugari. Tak heran, pramugari kerap mengetahui informasi-informasi menarik dan unik seputar penerbangan.

Tidak jarang, pramugari memberi saran kepada penumpang pesawat untuk tidak melakukan hal-hal tertentu. Para awak kabin tentu paham, mengingat pesawat boleh jadi merupakan rumah kedua bagi mereka.

Seorang awak kabin berpengalaman, Tommy Cimato, berbicara kepada Mirror tentang hal-hal apa saja yang mesti dihindari oleh penumpang pesawat.

Salah satu yang dia tekankan yakni penumpang disarankan tidak menyentuh langsung tombol flush toilet pesawat. Alasannya tidak lain karena faktor kebersihan.

“Jangan pernah menyentuh tombol flush dengan tangan kosong. Itu benar-benar sangat tidak sehat dan sangat kotor. Jadi, saat Anda memencet flush, gunakan tisu toilet atau serbet ,” ucap Tommy, seperti dilansir Mirror.

Selain itu, Tommy juga menganjurkan penumpang tidak bersandar pada jendela pesawat, bahkan bersandar sampai tertidur. Penumpang juga direkomendasikan tidak memakai celana pendek saat naik pesawat.

“Coba untuk tidak memakai celana pendek saat berada di pesawat terbang. Sama halnya dengan jendela, Anda tidak pernah tahu seberapa bersih jendela itu, jadi jika Anda memiliki celana, Anda akan memiliki lebih sedikit kuman,” bebernya.

Sementara itu, seorang pramugari berpengalaman selama 16 tahun, Deanna Castro, menyarankan agar saat penumpang mengangkat barang bawaan ke kabin atas, sebaiknya masuk ke dalam barisan kursi miliknya, bukan berdiri di lorong kabin.

“Ketika naik, adalah sopan masuk ke barisan Anda dan membiarkan penumpang lain lewat di belakang Anda,” tutur Deanna.

Deanna menuturkan, penumpang tak jarang menghalangi jalan penumpang lain ketika memasukkan barang bawaan ke kabin atas. Ini menyebabkan ‘kemacetan’ panjang di lorong.

“Hal itu juga penting untuk keselamatan. Saat Anda menggantungkan bagian tubuh ke lorong, pramugari bisa tersandung dan terluka,” jelasnya.

Berikutnya yakni kantong sakit, yang biasa dipakai penumpang sebagai wadah ketika muntah. Jangan pernah berikan kantong berisi muntah kepada pramugari. Menurut Deanna, kantong bekas pakai itu dapat diletakkan di bawah kursi. Pramugari bakal membersihkannya ketika penerbangan selesai.

“Kami bisa memberimu tas ekstra untuk membungkusnya, tapi tolong jangan beri kantong muntahan panas yang mengepul itu ke tangan pramugari,” ungkapnya.

(wiw)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts