Gigi Berantakan Berkaitan dengan Masalah Kesehatan?

Gigi berantakan, mulai dari gingsul, tonggos, ukuran tidak sama, hingga berjarak atau bahkan bertumpuk ternyata berkaitan dengan kesehatan mental. Kok bisa?


Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Gigi berantakan, mulai dari gingsul, tonggos, ukuran tidak sama, hingga berjarak atau bahkan bertumpuk ternyata berkaitan dengan kesehatan mental. Kok bisa?

Dokter Gigi Spesialis Ortodontik Rumah Sakit Pondok Indah, Irwin Lesmono mengatakan gigi yang berantakan bisa membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri. Bahkan ada juga anak yang mengalami perundungan hanya karena giginya menumpuk dan tonggos.

“Memang berkaitan, masalah mental dan gigi yang berantakan itu berkaitan. Karena beberapa kasus anak-anak rawan dibully ketika giginya berantakan,” kata Irwin dalam diskusi media yang digelar RSPI ‘New Smile with Invisalign’, di Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (25/1).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia sendiri mengaku memiliki beberapa pasien korban bully, terutama anak-anak yang giginya berantakan. Mulai dari gigi tonggos, tidak rata, hingga menumpuk.

Kebanyakan anak-anak akan diejek jika giginya terlihat tidak rapi. Sebab masalah gigi ini juga berkaitan erat dengan penampilan.

Case-nya, anak-anak gitu yang orang tuanya datang, bilang kalau anak mereka stres nggak mau ke sekolah karena dibully gara-gara tonggos. Ya begitu memang sangat ada kaitannya,” kata Irwin.

Di luar kasus pasiennya yang mendapat perundungan, gigi memang berhubungan dengan penampilan. Ketika gigi tidak rapi entah itu tonggos, bertumpuk atau masalah lainnya, penampilan tentu akan berpengaruh.

Rasa percaya diri juga tentu akan terbangun ketika gigi lebih rapi. Sebab ketika tersenyum yang akan dilihat adalah bentuk gigi.

Tidak sedikit juga orang yang menganggap gigi berantakan berhubungan dengan kesehatan dan kebersihan diri. Makanya, jika ditanya apakah kesehatan mental berkaitan dengan gigi yang berantakan, tentu jawabannya menurut Irwin ada kaitannya.

“Bisa soal kepercayaan diri, saya rasa itu ya. Makanya rata-rata orang yang ingin merapikan gigi ya karena dia ingin memperbaiki penampilan,” katanya.

(tst/chs)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts