Gejala Virus Polio pada Anak, Tak Semua Sebabkan Kelumpuhan

IDAI melaporkan penambahan kasus gangguan ginjal misterius pada anak menjadi 152 pasien anak. Lonjakan tertinggi tercatat pada September 2022.
Jakarta, CNN Indonesia

Polio kembali mengancam warga Indonesia, utamanya kelompok anak. Orang tua perlu tahu beberapa gejala virus polio pada anak.

Read More

Satu kasus polio ditemukan di Kabupaten Pidie, DI Aceh. Pasien dilaporkan mengalami gejala demam pada awal Oktober lalu, dibarengi dengan rasa lemah di otot.

Dalam laporan tersebut, diketahui bahwa pasien yang bersangkutan belum pernah mendapatkan imunisasi polio. Padahal, imunisasi jadi satu-satunya cara untuk mencegah penyakit berbahaya tersebut.

Polio sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus bernama sama. Penyakit ini menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan, kesulitan bernapas, hingga yang paling fatal adalah kematian.

Gejala Virus Polio pada Anak

Pada dasarnya, virus ini bisa menyerang siapa saja. Namun, berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), polio umumnya menyerang anak usia di bawah lima tahun.

Dengan demikian, orang tua rasanya perlu tahu beberapa gejala virus polio pada anak.

Sebelumnya, perlu diketahui dulu bahwa tak semua virus polio menyebabkan kelumpuhan. Pada beberapa kasus, infeksi hanya menimbulkan gejala ringan serupa flu atau penyakit infeksi lainnya.

Berikut beberapa gejala yang muncul pada umumnya:

– demam,
– sakit tenggorokan,
– sakit kepala,
– muntah,
– kelelahan,
– sakit atau kaku pada bagian punggung dan leher,
– otot terasa lemah.

Gejala-gejala di atas umumnya akan bertahan selama setidaknya 10 hari.


Ilustrasi. Tak semua gejala virus polio pada anak menyebabkan kelumpuhan permanen. (iStockphoto/kemalbas)

Sementara pada kasus yang lebih serius, virus polio bisa menimbulkan kelumpuhan.

Awalnya, pasien akan mengalami gejala ringan seperti di atas. Namun, pada satu pekan kemudian, ada beberapa gejala lain yang muncul. Berikut di antaranya:

– kehilangan refleks,
– otot terasa lemah sangat intens,
– kaki terkulai.

Orang tua disarankan untuk mewaspadai beberapa gejala virus polio pada anak di atas demi mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Pasalnya, sekitar 1 dari 200 infeksi polio bisa menyebabkan kelumpuhan permanen.

Sementara itu, di antara pasien yang mengalami kelumpuhan, sekitar 5-10 persen dilaporkan meninggal dunia saat otot pernapasan tak bisa bergerak.

(asr)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts