Gejala Pembesaran Prostat Jinak Seperti yang Dialami Raja Charles III

Raja Charles III dari Inggris disebut bakal menjalani operasi untuk masalah pembesaran prostat jinak. Apa saja gejalanya?


Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Raja Charles III dari Inggris disebut bakal menjalani operasi untuk masalah pembesaran prostat jinak.

Hal ini diungkapkan oleh Istana Buckingham dalam pernyataan resminya.

“Sama dengan ribuan pria setiap tahunnya, Raja akan menjalani pengobatan untuk pembesaran prostatnya,” bunyi pernyataan istana pada Rabu (17/1).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kondisi Yang Mulia Raja tidak berbahaya dan dia akan dibawa ke rumah sakit minggu depan untuk menjalani prosedur operasi.”

Sebenarnya, masalah pembesaran prostat jinak seperti yang dialami Raja Charles III ini sering dialami oleh pria berusia di atas 50 tahun. Mengutip AFP, Layanan Kesehatan Nasional Inggris menyebut masalah kesehatan ini disebut tidak berhubungan dengan kanker prostat dan biasanya bukan menjadi ancaman serius untuk kesehatan.

Lalu apa saja gejala pembesaran prostat jinak seperti yang dialami oleh Raja Charles III ini?

Mengutip NHS, ada beberapa gejala dari masalah kesehatan pembesaran prostat jinak, beberapa di antaranya adalah :

* merasa sulit untuk mulai buang air kecil
* berusaha untuk buang air kecil
* memiliki aliran urin yang lemah
* kencing “berhenti-mulai”.
* perlu buang air kecil segera dan/atau sering
* perlu sering bangun di malam hari untuk buang air kecil
* kebocoran urine secara tidak sengaja (inkontinensia urine)

Kebocoran urine dapat terjadi ketika Anda merasa ingin buang air kecil secara tiba-tiba dan tidak dapat menghentikan keluarnya air kencing sebelum Anda pergi ke toilet.Ini disebut inkontinensia urgensi.

Kebocoran urine juga bisa terjadi saat Anda mengejan.Misalnya saat Anda batuk, bersin, atau mengangkat benda berat. Ini disebut inkontinensia stres.

Bentuk kebocoran yang paling umum adalah ketika sejumlah kecil urin menetes ke celana dalam Anda setelah buang air kecil.

Kapan harus ke dokter?

Kunjungi dokter umum jika Anda mengalami salah satu gejala pembesaran prostat. Meskipun gejalanya ringan, gejala tersebut mungkin disebabkan oleh suatu kondisi yang perlu diselidiki.

Darah apa pun dalam urin Anda harus diperiksa oleh dokter umum untuk menghindari kemungkinan kondisi lain yang lebih serius.

(chs)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts