Gejala Covid-19 Omicron Kraken yang Bikin Tak Nafsu Makan

Virus Corona penyebab Covid-19 terus bermutasi. Bahkan Varian Omicron mutasi paling anyar dari virus ini juga terus memunculkan subvarian baru.

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Virus corona penyebab Covid-19, khususnya varian Omicron, masih menjadi ancaman di tengah masyarakat. Pada Selasa (17/1), konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 357 kasus.

Ditambah lagi, kian hari semakin banyak hasil mutasi virus yang bermunculan. Masyarakat tentu tetap perlu mewaspadai gejala Covid-19 demi mendapatkan penanganan sesegera mungkin.

Dikarenakan program vaksinasi Covid-19 terus berjalan, gejala yang muncul pada masing-masing pasien belakangan ini cenderung semakin ringan. Tak hanya demam atau gejala pernapasan, rupanya Covid-19 juga bisa menurunkan nafsu makan penderitanya.

Melansir dari Times of India, gejala ini awalnya kerap tak disadari sebagai gejala Covid-19. Data yang ditemukan dalam Zoe Health Study, misalnya, menemukan bahwa 1 dari 3 orang pasien Covid-19 mengalami penurunan nafsu makan.

Berdasarkan catatan studi tersebut, gejala ini biasanya muncul pada fase-fase awal Covid-19.

Pada orang usia 35 tahun ke atas, kehilangan nafsu makan biasanya akan berlangsung selama empat hari. Sementara pada mereka yang berusia di bawah 35 tahun, gejala tersebut cenderung hanya bertahan dua hingga tiga hari dan membaik dalam sepekan.

Namun, gejala ini lebih umum dialami pasien Covid-19 dengan lanjut usia (lansia). Studi juga menemukan beberapa gejala lain yang biasanya mengiringi penurunan nafsu makan.

Berikut ini gejala Covid-19 lain yang menyertai gejala nafsu makan menurun.

1. Kelelahan

Gejala kelelahan terjadi pada sekitar 87 persen pasien Covid-19 dewasa. Kelelahan bisa terjadi akibat tubuh yang mengeluarkan energi dalam jumlah besar saat melawan serangan virus.

2. Sakit kepala

Gejala ini rupanya muncul pada sekitar 70 persen pasien di segala usia. Sakit kepala akan terasa seperti sensasi kepala yang berdenyut.

3. Demam

Menurut laporan, sekitar 50 persen dari orang yang mengalami gejala kehilangan nafsu makan juga mengalami gejala demam. Kondisi ini memang menjadi salah satu tanda utama infeksi Covid-19.

Demam bisa muncul saat sistem imun melawan virus yang menyerang tubuh.

4. Batuk tak henti

Sebanyak 50 persen dari orang yang mengalami gejala kehilangan nafsu makan juga melaporkan gejala batuk yang intens. Batuk biasanya bersifat kering tanpa adanya produksi dahak.

Pada beberapa kasus, kehilangan nafsu makan cenderung menjadi gejala Covid-19 yang ringan. Sementara pada orang yang kehilangan nafsu makan disertai dengan kebingungan, diare, dan sesak napas biasanya termasuk infeksi cenderung parah.

Anda perlu mewaspadai gejala Covid-19 satu ini. Kehilangan nafsu makan jarang disadari sebagai salah satu tanda yang perlu dikhawatirkan.

(del/chs)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts