Cara Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri di Rumah dengan Mudah

Pupuk organik cair merupakan larutan hasil dari pembusukan bahan-bahan organik. Simak cara membuat pupuk organik cair.
Jakarta, CNN Indonesia

Pupuk organik cair merupakan larutan hasil dari pembusukan bahan-bahan organik. Cara membuat pupuk organik cair cukup sederhana dan bisa Anda coba lakukan sendiri di rumah.

Read More

Pupuk organik cair atau disebut juga dengan POC dapat membuat tanaman tumbuh subur, sebab dapat mendorong pembentukan zat klorofil pada daun dan pembentukan bintil akar bagi tanaman.

Tak hanya itu, POC juga kaya akan kalium yang dibutuhkan dalam proses keberlangsungan hidup tanaman. Manfaatnya yang banyak tersebut membuat banyak orang tertarik untuk membuatnya.

Selain bahan-bahan yang dibutuhkan cukup mudah ditemukanl, cara membuatnya juga tidak terlalu sulit dan dapat dilakukan oleh pemula.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Apabila Anda juga ingin membuat POC sendiri, simak cara membuat pupuk organik cair berikut ini yang dilansir dari laman Econema

1. Kulit pisang


Ilustrasi. Cara membuat pupuk organik cair, salah satunya dengan kulit pisang (Foto: stevepb/Pixabay)

Kulit pisang mengandung banyak potasium yang baik untuk tanaman bunga dan buah. Namun perlu diperhatikan bahwa, POC pisang tidak cocok untuk tanaman berdaun seperti bayam dan selada.

Cara membuat POC kulit pisang cukup mudah. Masukkan kulit pisang, air, dan gabus. Kemudian biarkan selama tiga hari. Setelah itu, pupuk dapat digunakan.

2. Air masak sayur

Air bekas merebus sayuran dapat dimanfaatkan menjadi POC yang baik untuk tanaman hias. Air ini kaya akan vitamin yang hilang dari sayuran selama proses memasak.

Anda dapat langsung menggunakan air bekas merebus sayuran sebagai pupuk organik cair. Untuk menghindari bau yang tak sedap, sebaiknya langsung gunakan sekaligus.

3. Cangkang telur


ilustrasi cangkang telur di tanahIlustrasi. Cara membuat pupuk organik cair, salah satunya dengan cangkang telur (Foto: iStockphoto/Eva-Foreman)

Cangkang telur memang hanya mengandung sedikit potasium, tetapi memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Kandungan kalsium yang tinggi tersebut baik untuk menutrisi tanaman hias dan tomat, dan dapat membantu mencegah pembusukan ujung bunga.

Caranya, hancurkan cangkang telur dan masukkan dalam stoples dan tambahkan air. Kemudian diamkan selama satu minggu.

4. Gulma

Tanaman liar alias gulma juga dapat dimanfaatkan menjadi POC. Gulma mengandung nitrogen dan air yang kaya nutrisi untuk membuat tanaman subur.

Caranya dengan memilih gulma yang tidak berbiji dan tambahkan potongan rumput dalam wadah kemudian tambahkan air. Pastikan air mengalir sedikit di atas komponen, tutup, dan diamkan selama tiga hari.

Setelah itu, encerkan dengan air dengan perbandingan 1:10. Gunakan larutan ini untuk menyirami tanaman organik.

5. Garam epsom


ilustrasi garamIlustrasi. Cara membuat pupuk organik cair, salah satunya dengan garam epsom (Foto: iStockphoto/Detry26)

Garam epsom mengandung belerang dan magnesium yang baik untuk tanaman. Anda dapat menggunakannya untuk tanaman bawang, paprika, tomat, mawar, dan bawang.

Caranya cukup dengan mencampur satu sendok garam epsom dengan sekitar 3,7 liter air. Kemudian masukkan larutan tersebut pada botol penyemprot. Anda dapat menyemprotkannya sebanyak dua kali dalam satu bulan.

6. Kotoran hewan

Kotoran hewan seperti ayam, kelinci, atau kambing juga dapat dijadikan pupuk organik cair. Caranya dengan mengumpulkan semuanya lalu masukkan ke dalam ember dan tambahkan sedikit air. Biarkan selama 2-3 hari dan tiriskan airnya.

Setelah itu, encerkan dengan perbandingan air 1:20 dan gunakan untuk menyirami tanaman. Kotoran hewan kaya akan nitrogen yang baik untuk tanaman.

7. Micin

Merujuk Dengarden, micin atau MSG juga dapat dimanfaatkan menjadi POC. Micin kaya akan nitrogen, kalsium, magnesium, dan potasium yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Nitrogen sendiri dapat membantu tanaman untuk berfotosintesis.

Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan 2 sendok makan micin dalam 5 liter air. Setelah itu, pupuk sudah dapat digunakan. Anda dapat mengaplikasikan pupuk cair ini setiap dua minggu sekali.

Demikian cara membuat pupuk organik cair sendiri di rumah. semoga dapat bermanfaat.

(juh)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts