Boeing Insiden Lagi, Kali Ini Jendela Kokpit Pesawat Retak di Jepang

Insiden jendela kokpit pesawat retak ini tak lama setelah insiden pintu pesawat jebol Alaska Airlines, di mana kedua pesawat merupakan buatan perusahan Boeing.


Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Sebuah pesawat penumpang jenis Boeing 737-800 terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah ditemukan celah di jendela kokpit di tengah penerbangan.

Seperti dikutip Stuff, Selasa 916/1), insiden itu terjadi dalam penerbangan domestik maskapai Nippon Airways (ANA) di Jepang, yang membawa 65 orang. Pesawat tersebut terpaksa kembali ke bandara keberangkatannya di Sapporo pada Sabtu (13/1).

Ini adalah insiden keselamatan kedua yang mengguncang Boeing dalam beberapa minggu terakhir dan akan semakin memperdalam kekhawatiran mengenai keandalan pesawat buatan perusahaan Amerika Serikat tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham Boeing anjlok dalam satu hari setelah salah satu pesawat mereka yang dioperasikan oleh Alaska Airlines mengalami insiden pintunya jebol ketika berada di udara. Dalam insiden itu, Alaska Airlines menggunakan Boeing 737 Max 9. Kejadian itu membuat lebih dari 170 model 737 Max 9 telah dilarang terbang di Amerika Serikat.

Dalam insiden ANA di Jepang, pesawat hendak melintasi Selat Tsugaru ketika kembali ke Sapporo, dan mendarat pada pukul 12.10 waktu setempat.

“Keretakan tersebut bukanlah sesuatu yang mempengaruhi kontrol atau tekanan penerbangan,” kata juru bicara ANA, maskapai penerbangan terbesar di Jepang.

Mereka menambahkan bahwa retakan tersebut terjadi pada bagian terluar dari empat lapisan kaca di jendela kokpit. Tidak ada korban luka atau kematian dan penerbangan alternatif telah diatur untuk penumpang.

Hal ini terjadi setelah Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan pada hari Jumat (12/1) bahwa semua pesawat Boeing 737 Max 9 di AS akan dilarang terbang tanpa batas waktu demi keselamatan para pelancong di AS, setelah kasus Alaska Airlines.

“Satu-satunya kekhawatiran kami adalah keselamatan para pelancong Amerika dan Boeing 737-9 MAX tidak akan kembali mengudara sampai kami benar-benar yakin bahwa pesawat tersebut aman,” kata administrator FAA Mike Whitaker.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts