Bikin Bising, Distrik di Milan Larang Pesan Antar Makanan Saat Malam

Baru-baru ini, Balai Kota Milan, Italia, mendapat keluhan dan gugatan warga akan kebisingan larut malam yang terjadi di kawasan Porta Venezia.

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Baru-baru ini, Balai Kota Milan, Italia, mendapat keluhan dan gugatan warga akan kebisingan larut malam yang terjadi di distrik Porta Venezia.

Meski banyak yang tidak merasa terganggu dengan adanya kebisingan di malam hari, bagi sebagian orang, bisa tidur beristirahat dalam ketenangan adalah suatu hal yang utama.

Suasana bising yang dianggap mengganggu telah terjadi di distrik Porta Venezia, Milan, Italia.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga yang merasa terganggu mengeluhkannya kepada balai kota. Hal ini ternyata ikut berdampak pada pelarangan layanan take away di malam hari.

Kawasan ini merupakan lingkungan beragam individu yang ramai, sibuk, dan populer, serta sebagai pusat kehidupan malam di Italia.

Larangan membuat kebisingan itu pun membuat toko-toko, kios, bar, dan mesin penjual otomatis lokal terpaksa tutup pada malam kerja pukul 00.00-06.00 waktu setempat dan antara pukul 01.30-06.00 pada Jumat dan Sabtu malam waktu setempat.

Hal ini terjadi setelah Komite Warga Lazzaretto mendesak adanya tindakan. Beberapa penduduk Porta Venezia bahkan menggugat Balai Kota atas kebisingan itu.

Larangan ini hanya berlaku sementara, paling cepat hingga Minggu 19 November 2023. Pedagang kaki lima juga terdampak aturan ini, di mana mereka tidak boleh berjualan dari pukul 18.00-06.00 waktu setempat.

Seperti dilansir Time Out, pada periode Juli 2022-2023, minuman yang dibawa pulang setelah jam kerja bahkan juga dilarang di pusat kota.

Selain itu, pembelian alkohol untuk dibawa pulang juga dilarang sejak pukul 19.00-07.00 waktu setempat pada Mei 2020, karena pembatasan akibat pandemi.

Wali Kota Milan, Guiesseppe Sala, mengatakan bahwa gagasan mengenai kota 24 jam bukanlah hal yang dapat meyakinkannya lagi.

Sementara itu, Marco Granelli, Dewan Keamanan Kota Milan, mengatakan kepada La Repubblica bahwa kebijakan ini bukan karena mereka ingin memberikan sanksi pada kesenangan, pekerjaan, dan aktivitas kewirausahaan, melainkan ingin memberi ruang bagi warga untuk beristirahat.

Dengan demikian, menurutnya, seluruh warga negara dapat menikmati ruang publik yang berkualitas dengan aman.

Meski warga sudah mengungkapkan perasaan mereka terhadap kebisingan hingga larut malam, jangan biarkan hal itu menghalangi Anda untuk mengunjungi Kota Milan atau kawasan Porta Venezia.

(dhs/wiw)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts