Ayah Ibu Hati-hati, Penggunaan Gadget pada Balita Picu Speech Delay

Hari ini, Selasa (25/7) merupakan Hari Pencegahan Tenggelam Sedunia atau World Drowning Prevention Day. Kenali pentingnya mengajarkan anak berenang.

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Di zaman kiwari, gawai kerap jadi solusi ampuh orang tua untuk mengatasi si kecil yang tantrum. Padahal, penggunaan gawai pada anak usia balita bisa menyebabkan speech delay atau keterlambatan bicara.

Inisiator Gerakan Gadget Sehat Indonesia (GGSI) Profesor Ridha Dharmajaya tidak membenarkan penggunaan gawai untuk balita.

“Bagi balita tidak dibenarkan untuk menggunakan gadget, dalam hal ini handphone. Dampaknya berbahaya, akan menyebabkan terlambat bicara bagi anak,” ujar Ridha di Medan, Sumatera Utara, Senin (18/9), melansir Antara.

Penggunaan gawai pada anak, lanjut Ridha, akan sangat memengaruhi tumbuh kembang anak.

Ia mengingatkan bahwa gawai hanya merangsang indera penglihatan dan pendengaran, tapi tidak merangsang kemampuan bicara anak.

“Saya punya pasien yang sudah berusia 9 tahun tapi tidak bisa ngomong karena kecanduan gadget,” ujar Ridha.

Ridha sangat menyayangkan sikap orang tua yang menjadikan gawai sebagai solusi untuk meredam anaknya yang tantrum.

“Jangan dibiasakan untuk memberikannya [gawai untuk anak],” ujar Ridha.

Ridha mengingatkan orang tua untuk membatasi penggunaan gawai pada anak. Tujuannya, agar proses tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Ridha menyarankan, anak cukup bersentuhan dengan gawai maksimal dua jam dalam sehari.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts