Alasan Mengapa Penumpang Pesawat Dianjurkan Banyak Minum Air

Menurut medis, penumpang pesawat bisa mengonsumsi air minum lebih banyak dari standar sehari-hari ketika naik pesawat dan melewat penerbangan panjang.

Jakarta, CNN Indonesia

Penumpang pesawat, terutama bagi yang mesti melalui penerbangan jarak jauh, tak jarang mengalami jet lag dan kulit kering. Lalu, apa yang harus dilakukan agar penumpang tak mengalami jet lag dan kulit kering?

Read More

Ternyata, salah satu cara yang dianjurkan untuk mengurangi dampak tersebut yakni dengan banyak minum air. Anjuran kepada penumpang pesawat ini disampaikan Asosiasi Medis Australia.

Menurut Wakil Presiden Asosiasi Medis Australia, Tony Bartone, penumpang disarankan minum air sedikit lebih banyak dari standar biasa sehari-hari yakni delapan gelas air per hari.

Bartone menjelaskan, tubuh manusia akan kehilangan lebih banyak air ketika di pesawat dibanding saat berada di darat. Kandungan oksigen saat berada di udara juga lebih rendah.

“Di dataran tinggi, udaranya lebih kering dan kandungan oksigennya lebih rendah. Inilah sebabnya, untuk setiap jam di pesawat, Anda harus minum 0,2 hingga 0,4 liter air,” terang seorang dokter di Mehilainen, Finlandia, Anamaría Teino, seperti dilansir finavia.fi.

Teino memaparkan, berat badan seseorang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jumlah air yang dikonsumsi . Namun, nyaris semua orang mengalami gejala dehidrasi yang sama yakni mulut kering, mual, sakit kepala, dan kelelahan.


Ilustrasi minum air. (iStockphoto/fizkes)

Dia menambahkan, penumpang disarankan minum sekitar 0,25 liter per jam selama di pesawat lewat rekomendasi The Aerospace Medical Association (AsMA).

“Awak kabin kerap menyampaikan kepada penumpang dan menawarkan air kepada penumpang. Hidrasi sangat penting untuk anak-anak, manula, dan wanita hamil,” ujarnya.

Minum air putih bisa membantu agar kulit tidak kering. Tambahan cairan pada tubuh juga diyakini bisa menghindari penumpang dari dampak jet lag setelah penerbangan panjang.

Seorang pramugari Air France menyebut bahwa terdapat penjelasan banyak minum air untuk menghindari jet lag. “Sebagai pramugari, staf medis memberi tahu kami bahwa kami harus minum satu liter air untuk setiap empat jam terbang,” bebernya.

“Saya pasti akan memberitahu penumpang untuk minum banyak air,” imbuh pramugari ini.

Penumpang harus minum lebih banyak ketika menghadapi penerbangan dengan jarak yang lebih jauh. Misalnya, untuk penerbangan yang memakan waktu 12 jam, kamu perlu mengonsumsi setidaknya tiga liter air selama penerbangan.

Kemudian, untuk mencegah jet lag, kamu perlu minum sebanyak hampir 13 gelas air, yang berarti nyaris dua kali lipat dari yang disarankan jumlah air yang diminum per hari saat di darat.

(wiw)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts