7 Penyebab Tangan Kesemutan yang Sering Diremehkan

Apa sih penyebab tangan kesemutan? Tangan, kaki, atau keduanya yang kesemutan adalah gejala yang sangat umum dan mengganggu.

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Berapa kali tangan Anda kesemutan? Apa sih penyebab tangan kesemutan? Tangan, kaki, atau keduanya yang kesemutan adalah gejala yang sangat umum dan mengganggu.

Kesemutan seperti itu terkadang tidak berbahaya dan bersifat sementara. Misalnya, ini bisa terjadi akibat tekanan pada saraf saat lengan Anda bengkok di bawah kepala saat Anda tertidur.

Atau bisa juga dari tekanan pada saraf saat menyilangkan kaki terlalu lama. Dalam kedua kasus tersebut, efek “kesemutan” — yang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit — segera hilang dengan menghilangkan tekanan yang menyebabkannya.

Banyak diabaikan, namun penyebab tangan kesemutan juga bisa jadi parah lho. Namun dalam banyak kasus, kesemutan di tangan, kaki, atau keduanya bisa menjadi parah, episodik, atau kronis.

Itu juga bisa datang dengan gejala lain, seperti nyeri, gatal, mati rasa, dan pengecilan otot. Kalau sudah begini, bisa jadi kesemutan yang Anda rasakan ini disebabkan oleh kerusakan saraf karena beragam penyebab seperti cedera traumatis atau cedera stres berulang, infeksi bakteri atau virus, paparan racun, dan penyakit sistemik seperti diabetes.

Penyebab tangan kesemutan

Mengutip WebMD, diabetes adalah salah satu penyebab paling umum dari masalah neuropati perifer alias penyebab kesemutan. Ini terhitung setidaknya 30 persen kasus kesemutan disebabkan masalah ini.

Sekitar dua pertiga penderita diabetes mengalami kerusakan saraf ringan hingga parah. Dalam banyak kasus, gejala ini adalah tanda pertama diabetes.

Dalam 30 persen kasus neuropati perifer lainnya, penyebabnya tidak diketahui, atau “idiopatik”.

Selain itu, ada beberapa penyebab tangan kesemutan lainnya yang tak disadari banyak orang.

1. Masalah saraf

Masalah saraf yang menjadi penyebab kesemutan antara lain carpal tunnel syndrome, kelumpuhan saraf ulnaris, kelumpuhan saraf peroneal, dan kelumpuhan saraf radial.

2. Penyakit sistemik

Ini termasuk gangguan ginjal, penyakit hati, kerusakan pembuluh darah dan penyakit darah, amiloidosis, gangguan jaringan ikat dan peradangan kronis, ketidakseimbangan hormon (termasuk hipotiroidisme), dan kanker dan tumor jinak yang mengenai saraf.

3. Kekurangan vitamin

Anda membutuhkan vitamin E, B1, B6, B12, dan niasin untuk kesehatan saraf. Kekurangan B12, misalnya, dapat menyebabkan anemia pernisiosa, penyebab penting neuropati perifer. Namun terlalu banyak B6 juga bisa menyebabkan kesemutan di tangan dan kaki.

4. Alkohol

Alkoholik lebih cenderung kekurangan tiamin atau vitamin penting lainnya karena kebiasaan makan yang buruk, penyebab umum neuropati perifer.

5. Penyakit autoimun

Ini termasuk polineuropati demielinasi inflamasi kronis, sindrom Guillain-Barre, lupus, dan rheumatoid arthritis.

6. Kelainan bawaan

Ini termasuk kelompok yang mungkin memiliki gejala sensorik dan motorik; jenis yang paling umum dikenal sebagai penyakit Charcot-Marie-Tooth.

7. Infeksi

Ini termasuk penyakit Lyme, herpes zoster (varicella zoster), cytomegalovirus, Epstein-Barr, herpes simplex, dan HIV dan AIDS.

(chs)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts