7 Manfaat Minyak Kemiri, Tak Sekadar Bikin Rambut Tebal

Manfaat minyak kemiri untuk rambut sudah dikenal dan digunakan sejak dulu. Ternyata minyak kemiri tak sekadar berkhasiat untuk itu

Daftar Isi



Read More

Jakarta, CNN Indonesia

Manfaat minyak kemiri untuk rambut sudah dikenal dan digunakan sejak dulu. Ternyata minyak kemiri tak sekadar berkhasiat untuk itu

Kemiri, juga dikenal sebagai Aleurites moluccanus, merupakan pohon tropis yang berasal dari Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik.

Mengutip situs Siloam Hospitals, kemiri mengandung sejumlah nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh hingga kecantikan. Di antaranya kalsium, fosfor, kalium, zat besi, zinc, serta vitamin B1 dan B2.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, minyak kemiri juga mengandung beberapa asam lemak sehat, seperti asam linolenat, asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, dan asam stearat.

Kandungan asam linoleat dalam minyak kemiri berguna untuk mengurangi kehilangan air pada rambut, meringankan kulit kepala, dan memulihkan ujung rambut yang kering dan rapuh. Saat ini minyak kemiri juga banyak dipakai untuk industri kecantikan dan kesehatan kulit. 

Berikut sejumlah manfaat minyak kemiri, dihimpun dari berbagai sumber.

1. Menebalkan rambut

Vitamin E dalam minyak kemiri membantu untuk melembapkan kulit kepala. Selain itu, vitamin ini dapat memelihara folikel untuk meningkatkan pertumbuhan rambut, menghasilkan kolagen dan sel kulit yang lebih sehat.

2. Mengurangi rambut rontok

Manfaat minyak kemiri untuk rambut juga dapat mengurangi kerontokan. Mengutip Healthshots, rambut rontok disebabkan oleh stres dan jenis rambut yang kering.

Vitamin E dalam minyak kemiri memiliki sifat menenangkan yang bekerja menyerupai vitamin C sehingga dapat mengurangi masalah kerontokan rambut.

3. Merawat kulit sensitif




Ilustrasi. Salah satu manfaat minyak kemiri adalah merawat kulit sensitif. (iStockphoto/whyframestudio)

Meski minyak ini astringent atau dapat bersifat sebagai toner, tetapi minyak kemiri berbeda dengan astringent berbasis alkohol yang sering Anda lihat di beberapa produk perawatan kulit.

Astringent berbahan dasar alkohol bisa sangat keras dan dapat mengeringkan atau mengiritasi kulit Moms yang mudah sensitif.

Sementara, minyak kemiri adalah zat alami bebas alkohol yang biasanya tidak menyebabkan iritasi.

4. Melembutkan rambut

Minyak yang diekstrak dari kemiri berfungsi untuk melembutkan rambut dan mengontrol rambut kusut. Hal tersebut dipengaruhi oleh sifat asam lemak dari minyak ini.

5. Menghidrasi kulit

Mengutip berbagai sumber, kandungan asam lemak yang tinggi pada minyak kemiri membantu menjaga hidrasi kulit dan memperkuat pelindung kulit.

Asam lemak ini, termasuk asam linoleat dan oleat, berfungsi untuk mengunci kelembapan dan melindungi kulit dari kerusakan lingkungan, sehingga menghasilkan kulit yang lebih sehat dan kenyal.

6. Memudarkan bekas luka




ilustrasi bekas lukaIlustrasi. Salah satu manfaat minyak kemiri adalah memudarkan bekas luka. (iStockphoto/coffeekai)

Sebuah penelitian pada 2010 dalam Journal of Plastic, Reconstructive & Aesthetic Surgery, menemukan bahwa menerapkan produk yang memiliki kandungan vitamin E seperti minyak kemiri ke kulit, dapat membantu mengurangi bekas luka pada kulit.

Dalam penelitian dijelaskan bahwa penggunaan produk berbahan vitamin E secara topikal pada bekas luka sesudah operasi, dapat meningkatkan proses penyembuhan luka operasi.

Selain itu, kandungan asam linoleat yang ditemukan pada minyak kemiri berperan penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka.

7. Menghilangkan ketombe

Manfaat minyak kemiri selanjutnya adalah mengatasi masalah ketombe yang membandel. Hal ini karena kandungan asam linoleat dalam minyak kemiri yang bersifat antiradang.

Bahkan, kandungan tersebut juga diyakini mampu mengurangi peradangan pada kulit kepala akibat penumpukan ketombe.

(pua/pua)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts