7 Kebiasaan Penyebab Jerawat Usia Dewasa, Sering Pegang Wajah

Makanan tertentu diyakini bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan jerawat di wajah. Apa saja makanan yang bisa mengatasi jerawat?

Read More
Daftar Isi



  • Kebiasaan penyebab jerawat usia dewasa

Jakarta, CNN Indonesia

Ada sederet kebiasaan penyebab jerawat usia dewasa. Mengurangi kebiasaan-kebiasaan ini akan membuat kulit jauh dari jerawat.

Tak hanya usia remaja, jerawat juga merupakan masalah kulit orang dewasa. Bahkan menurut American Academy of Dermatology (AAD), sebanyak 15 persen wanita dewasa mengalami jerawat.

“Yang menarik adalah Anda bisa terkena penyakit ini [saat dewasa] meskipun Anda tidak mengidapnya saat remaja,” kata Francesca Fusco, asisten profesor klinis dermatologi di Mount Sinai Medical Center, mengutip dari Everyday Health.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebiasaan penyebab jerawat usia dewasa

Berbeda dengan jerawat usia remaja, jerawat usia dewasa biasanya lebih dalam dan muncul sebagai kista atau jerawat di bawah kulit.

Tak jarang, orang dewasa kesulitan menangani jerawat meski sudah menggunakan beragam produk skincare. Ternyata, kuncinya ada pada perubahan kebiasaan.

1. Pemakaian produk penataan rambut

Kebiasaan memakai produk hair styling atau penataan rambut bisa memicu jerawat. Rambut berlapis minyak menempel pada kulit wajah dan menjebak bakteri di pori.

Lama-kelamaan, pori tersumbat, meradang dan muncul komedo hitam serta komedo putih sepanjang garis rambut dan dahi.

Selain itu, model rambut dengan poni juga gampang memicu jerawat apalagi pada jenis kulit berminyak.

2. Gonta-ganti produk skincare

Aneka produk skincare cukup menggoda untuk dijajal apalagi banyak menjanjikan kulit sehat dan mulus. Namun kebiasaan gonta-ganti skincare bisa merangsang jerawat.

‘[Ganti produk baru sebelum memberikan kesempatan produk sebelumnya bekerja] menghadapkan kulit dengan bahan pengawet dan bahan aktif baru yang bisa mengakibatkan iritasi dan jerawat,” jelas dokter kulit Paul Jarrod Frank.

3. Sering menyentuh wajah

Tanpa sadar, tangan kerap mampir di wajah misal, saat bertopang dagu atau memperbaiki riasan. Padahal tangan sudah bersentuhan dengan beragam benda dan tidak terjamin kebersihannya.

Harus diakui, tangan kerap memegang ponsel. Melansir dari Glamour, orang bisa menyentuh ponsel lebih dari dua ribu kali. Di hari yang sama pula, tangan kerap menyentuh wajah padahal tangan sudah terkontaminasi bakteri dan kotoran. Akibatnya, wajah gampang berjerawat.

4. Konsumsi produk susu

Kebiasaan penyebab jerawat salah satunya konsumsi produk susu seperti susu cair, yogurt, dan keju. Mengurangi produk susu bisa membuat kulit lebih baik.

“Susu dapat memperparah jerawat karena dapat merangsang kelenjar minyak dan meningkatkan penyumbatan pori-pori,” kata dokter kulit Jessica Wu.

Selain itu, susu sapi mengandung hormon yang bisa berinteraksi dengan kulit serta memengaruhi hormon tubuh sendiri. Untuk mengimbanginya, pastikan konsumsi makanan kaya kalsium misal, kangkung, brokoli dan almond.

5. Membersihkan kulit berlebihan

Membersihkan kulit adalah kebiasaan baik. Namun bisa menjadi tidak baik saat dilakukan berlebihan.

Kulit yang dibersihkan berlebihan akan terasa kencang dan kering. Kemudian sebagai bentuk pertahanan, kulit akan memproduksi lebih banyak minyak.

Minyak berlebihan rentan membuat pori tersumbat dan memicu jerawat.

“Jika Anda menggunakan pembersih salicylic acid untuk menghilangkan lemak, lanjutkan dengan pelembab ringan dan bebas minyak,” jelas ahli kesehatan dan kesejahteraan Caleb Backe, melansir dari Business Insider.

6. Jarang ganti sarung bantal

Sarung bantal adalah sarang bakteri, kotoran dan minyak. Semua berasal dari kulit Anda. Bayangkan jika sarung bantal tidak diganti secara teratur.

“Bagaimanapun, kulit Anda bergesekan dengan kain ini selama berjam-jam, sementara tubuh Anda tidak sadarkan diri. Hal ini dapat dengan mudah menyebabkan banyak kekacauan,” ujar Backe.

7. Asupan tinggi karbohidrat

Selain konsumsi produk susu, asupan tinggi karbohidrat juga merupakan kebiasaan penyebab jerawat. Fusco menyebut sudah ada bukti ilmiah bahwa diet tinggi karbohidrat membuat Anda rentan berjerawat.

Pola makan tinggi karbohidrat melibatkan roti putih, pasta putih, biskuit, kue, kue kering yang tinggi indeks glikemik.

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts