7 Kebiasaan Akhir Pekan agar Waktu Libur Lebih Optimal dan Produktif

Ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dilakukan di akhir pekan agar lebih produktif dan waktu libur tak terbuang sia-sia, tapi bukan urusan kerja.

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dilakukan di akhir pekan agar lebih produktif dan waktu libur tak terbuang sia-sia, tapi bukan urusan kerja. 

Pernah merasa akhir pekan begitu cepat dan Anda tidak melakukan apa-apa? Anda tidak sendiri. Padahal jika benar-benar dimanfaatkan dengan baik, akhir pekan bisa cukup untuk produktif dan melakukan banyak hal.

Lakukan kebiasaan akhir pekan berikut untuk mengoptimalkan waktu libur dan lebih produktif.

1. Pergi bertualang

Anda tidak perlu merencanakan staycation atau ke luar kota. Petualangan mini bisa dilakukan di mana pun bahkan di kota tempat Anda tinggal.

Eksplorasi tempat tongkrongan baru bisa jadi sebuah petualangan. Anda mungkin sudah nyaman dengan kafe langganan atau kedai kopi favorit. Namun eksplorasi tempat baru akan mendatangkan pengalaman berbeda.

Kunjungan bisa direncanakan di pertengahan minggu agar memompa semangat Anda begitu Jumat tiba.

2. Jangan tumpuk pekerjaan rumah di akhir pekan

Waktu libur di akhir pekan kerap habis dengan pekerjaan rumah semisal, mencuci, bersih-bersih juga menyikat kamar mandi. Sebaiknya sebar pekerjaan-pekerjaan di di hari kerja (weekday) agar tidak menumpuk di akhir pekan.

“Melakukan hal itu akan memberi tekanan pada Anda pada saat Anda mencoba untuk melakukan dekompresi. Sebaliknya, ringankan beban akhir pekan Anda dengan menyelesaikan beberapa tugas selama seminggu,” ujar psikoterapis Jonathan Alpert seperti dikutip dari Huffington Post.

3. Sisihkan waktu tanpa ponsel

Berkutat dengan ponsel tanpa sadar membuat banyak waktu terbuang. Sebaiknya sediakan waktu di mana Anda tidak memegang ponsel. Fokus pada apa yang Anda lakukan saat ini misal, baca buku, ngobrol santai dengan teman atau berinteraksi dengan hewan peliharaan.

“Terus-terusan terhubung dengan ponsel dan media sosial menyebarkan perhatian Anda, sehingga menguras energi pada saat Anda mencoba mengisi ulang,” kata Alpert.

4. Lakukan aktivitas yang selama ini terabaikan

Akhir pekan jadi waktu untuk melakukan aktivitas yang terabaikan di hari kerja. Pun kadang Anda tak harus menyediakan waktu khusus. Cukup selipkan kegiatan-kegiatan menyenangkan ini di antara kegiatan lain.

“Baca novel alih-alih memeriksa email Anda sambil menunggu untuk menjemput anak Anda yang latihan renang,” kata ahli produktivitas Laura Vanderkam memberikan contoh, seperti dikutip dari Fast Company.

Sembari menunggu teman, misal, coba dengarkan podcast yang selama ini ingin didengar. Kalau sedang menunggu cucian selesai, coba rencanakan tempat yang ingin dikunjungi akhir pekan depan.

5. Lupakan Senin

Sabtu berjalan menyenangkan tetapi saat tiba Minggu, semua terasa mendebarkan. Orang mulai takut pada Senin sebab pekerjaan menunggu dan hari bisa terasa melelahkan. Waktunya bersantai malah dipenuhi kecemasan.

“Tetapi masalahnya adalah, pada Minggu pukul 3 sore, saya masih memiliki 15 jam sebelum saya akan bangun pada Senin pagi, termasuk tujuh jam sebelum saya harus tidur. Mengapa tidak memanfaatkan waktu itu?” ujar Vanderkam.

6. Maksimalkan pagi

Sebagian orang menganggap akhir pekan adalah waktunya malas-malasan dan bangun lebih siang dari biasanya. Padahal pagi-pagi di akhir pekan justru ada energi lebih untuk beraktivitas.

Coba lakukan aktivitas olahraga, belajar bahasa asing, atau memasak menu sederhana. Intinya, manfaatkan energi di pagi hari untuk menjadikan diri lebih baik.

7. Bertemu teman

Manfaatkan akhir pekan untuk terhubung dengan teman atau sahabat. Anda bisa menyediakan waktu untuk sekadar mengobrol di telepon atau bisa juga berjumpa di kafe.

Anda bisa menjadikan pertemuan dengan teman sebagai agenda tetap akhir pekan. Minggu depan, Anda patut merencakan pertemuan dengan kawan lain yang lama tak jumpa.

(els/chs)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts