6 Makanan untuk Mengurangi Kecemasan dan Depresi

Risiko depresi pada wanita akan meningkat 2-4 kali lipat saat memasuki masa menopause. Mengapa bisa demikian?

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Kecemasan atau anxiety bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasinya, termasuk makanan untuk mengurangi kecemasan.

Jika biasanya terapi, meditasi, atau olahraga dilakukan untuk kurangi kecemasan, namun berbagai makanan untuk mengurangi kecemasan bisa jadi bala bantuan tersendiri.

Ini mungkin tidak terlihat jelas, tetapi makanan yang Anda makan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kesehatan mental dan tingkat stres Anda.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih khusus lagi, beberapa makanan dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi, terutama makanan tinggi senyawa yang melawan stres oksidatif dan peradangan-dua mekanisme di balik masalah kesehatan mental.

Berikut beberapa makanan untuk mengurangi kecemasan dan depresi:

1. Ikan

Menurut Uma Naidoo, psikiater nutrisi, koki, dan penulis This Is Your Brain on Food dan Calm Your Mind with Food, rutin mengonsumsi ikan berlemak (seperti salmon dan tuna)berpotensi mendukung kesehatan jaringan otak dan kesejahteraan mental. mengurangi kecemasan dan depresi.

Ikan ini mengandung lemak omega-3-khususnya, asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA)-yang sangat bermanfaat bagi otak.

“Kedua lemak tersebut bekerja dengan melindungi otak dari stres oksidatif dan peradangan, yang “terkait dengan gangguan mood seperti kecemasan dan depresi, serta degenerasi saraf [yaitu kematian sel saraf] yang dapat memengaruhi kehilangan memori, kabut otak, dan penurunan kognitif.”

2. Makanan fermentasi

Saat ini, Anda mungkin sudah mendengar semua tentang manfaat makanan fermentasi untuk usus.Tapi makanan ini juga bisa meningkatkan mood Anda, berkat hubungan antara kesehatan usus dan kesehatan otak.

Makanan fermentasi seperti yogurt tawar, kimchi, dan tempe mengandung kultur bakteri hidup yang disebut probiotik. Makanan fermentasi juga termasuk makanan untuk mengurangi kecemasan. 

3. Sayur berdaun hijau

Naidoo menyebut sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan lainnya adalah beberapa makanan terbaik untuk kesehatan otak. Sayuran ini kaya akan nutrisi yang berkontribusi pada suasana hati yang sehat.

Contoh penting termasuk polifenol,vitamin E, dan vitamin C, yang semuanya memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi-yang dapat membantu mengerem gejala kesehatan mental.Terlebih lagi, vitamin C membantu membersihkan tubuh dari kelebihan kortisol, yang juga dikenal sebagai “hormon stres”.

4. Buah beri

Buah-buahan kaya warna ini kaya akan serat, nutrisi yang membantu keseimbangan mikroba di usus.Hal ini membuka jalan bagi respons stres yang lebih baik, peningkatan regulasi neurotransmiter (termasuk serotonin), dan penurunan tingkat peradangan dan stres oksidatif, yang semuanya dapat meredakan kecemasan dan depresi.

5. Tiram

Tiram adalah makanan bagus lainnya untuk mengatasi kecemasan dan depresi-semuanya berkat kandungan seng, mineral penting di dalamnya yang sangat tinggi.

“Seng mengatur kadar neurotransmiter asam gamma-aminobutyric (GABA) dan serotonin, keduanya penting untuk pengaturan suasana hati dan stres,” kata Naidoo soal makanan untuk mengurangi kecemasan.

6. Dark Cokelat

Cokelat hitam adalah makanan lain yang dapat meningkatkan mood Anda, dan bukan hanya karena rasanya yang enak.

Camilan ini kaya akan antioksidan polifenol, yang telah terbukti mendukung fungsi otak dengan mengendalikan peradangan saraf dan meningkatkan neurogenesis untuk mengurangi kecemasan.

(chs)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts