5 Tren Kesehatan di Tahun 2023, Olahraga ‘Snack’ Hingga Plester Mulut

Ada lima tren kesehatan yang populer pada 2023, dari olahraga

Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Setiap pergantian tahun baru, kerap muncul pula tren kesehatan yang aneh dan luar biasa. Tak terkecuali pada tahun baru 2023 ini.

Tren tersebut mulai dari olahraga ‘snack’ hingga adaptogen berupa jamur yang dikonsumi untuk menghilangkan stres.

Setidaknya, ada lima tren kesehatan itu disebut akan mendapat lebih banyak perhatian di 2023. Apakah tren kesehatan tersebut layak untuk dicoba atau tidak? Simak apa saja trennya:

1. Olahraga ‘snack’

Olahraga ini merupakan aktivitas fisik berskala ringan yang baik untuk dilakukan. ‘Snack’ dikembangkan dari pelatihan interval intensitas tinggi (HIIT) dan pelatihan interval sprint (SIT). Aktivitas yang bisa berdurasi beberapa menit, bahkan hanya satu menit lamanya.

Olahraga berupa joging di tempat, jumping jack, squat, atau lunge bisa membantu. Begitu pun naik tangga, pekerjaan rumah tangga seperti menyedot debu, melakukan peregangan atau pose yoga, atau berjalan cepat saat istirahat, juga tergolong olahraga ‘snack’.

Sebuah studi baru-baru ini melaporkan olahraga ‘snack’ sangat baik untuk kesehatan jantung. Mereka memotivasi kita untuk terus bergerak sepanjang hari, daripada duduk diam dan kemudian berolahraga di gym selama satu jam.

Orang yang cenderung hidup hingga usia 90-an atau lebih, melakukan olahraga teratur dan konsisten seperti ini. Mereka membangun hari-hari mereka dengan olahraga seperti sering berkebun, berjalan, dan bergerak.

Resiko terkena hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung akan semakin rendah jika banyak mengonsumsi olahraga ini.

2. Adaptogen

Bahan-bahan aktif yang ditemukan pada tumbuhan tertentu dapat membantu meningkatkan manfaat kesehatan dari makanan tersebut.

Bahan-bahan tersebut juga dapat membantu tubuh kita menghadapi tekanan dan ketegangan seperti kecemasan dan kelelahan. Asupan ini mampu meningkatkan kekebalan tubuh kita dan membantu untuk pulih dari trauma.

Pada kunyit, misalnya, ada sifat anti-peradangannya yang kuat. Ginseng India memiliki efek positif pada metabolisme dan membantu otak merespons stres. Sementara ginseng Siberia dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Selain itu, adaptogen juga ditemukan pada jamur. Kopi jamur terdengar sangat aneh, tetapi adaptogen yang dikandungnya dapat membantu mengurangi stres dan peradangan.

Namun, penting mengkonsultasikan konsumsinya dengan dokter Anda terlebih dahulu.

3. Gerakan kesadaran untuk mencari tahu

Gerakan ini bukan tentang ketenangan, melainkan mengubah hubungan Anda dengan alkohol.

Anda dapat memilih minuman adaptogenik, seperti mocktail kopi jamur. Minuman ini mengandung koktail alternatif dari bahan herbal dan nabati, contohnya dari ginseng.

Lanjut ke halaman sebelah…



Plester mulut saat tidur hingga skykologi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts