5 Rekomendasi Resep Khas Imlek, Pindang Bandeng hingga Siu Mie

Resep khas Imlek ini bisa jadi ide menu masakan di rumah, mulai dari makanan berat seperti siu mie, pindang bandeng, hingga camilan ngohiong.

Jakarta, CNN Indonesia

Perayaan Imlek merupakan momen pas untuk berkumpul sekaligus bersantap bersama keluarga. Berikut sejumlah resep khas Imlek yang bisa jadi ide untuk dimasak sebagai hidangan di rumah.

Read More

Mulai dari makanan berat seperti siu mie, lauk pindang bandeng khas Imlek, hingga camilan seperti ngohiong.

Selain rasanya enak, makanan-makanan ini menjadi menu wajib saat Imlek lantaran dipercaya mempunyai filosofi yang bermakna kebaikan dan keberuntungan bagi siapa pun yang menyantapnya. Simak rekomendasinya.

1. Pindang bandeng

Ikan bandeng yang disajikan saat Imlek merupakan simbol kemakmuran atau keberuntungan. Semakin besar ukuran ikan bandeng, maka diyakini akan semakin besar juga peluang rezeki yang didapat.

Bahan utama

  • 3 ekor ikan bandeng dipotong beberapa bagian sesuai selera (sudah dibersihkan dari sisik dan isi perut)
  • 1 ½ liter air
  • 1 sdm garam
  • 2 buah jeruk nipis
  • 5 cabai rawit merah utuh
  • 5 sdm kecap manis
  • 5 butir bawang merah tanpa dikupas, sudah dibersihkan
  • 2 ruas jahe
  • 3 ruas kunyit
  • ½ sdt garam
  • 3 sdm air asam jawa
  • 1 ½ sdm gula jawa yang disisir

Cara membuat pindang bandeng

  1. Marinasi ikan pindang dengan satu sendok garam dan jeruk nipis selama 15-20 menit. Setelah itu cuci sampai bersih.
  2. Lumuri ikan dengan kecap manis dan sisa perasan air jeruk nipis, lalu masukkan ke panci.
  3. Panggang cabe, bawang merah, jahe dan kunyit sampai kulit luarnya terbakar. Lalu kupas kulitnya dan memarkan.
  4. Tambahkan air ke dalam panci, masukkan ikan dan bumbu yang sudah dimemarkan. Masak sampai matang dan beri bumbu seperti garam, gula jawa, air asam.

2. Siu Mie

Siu mie sering disajikan saat malam Tahun Baru Cina. Konon, mi ini merupakan simbol panjang umur atau kelanggengan.

Bahan utama

  • 1 bungkus mie kuning atau mie basah, banyaknya porsi bisa disesuaikan
  • 10 butir telur puyuh rebus (opsional)
  • 2 ikat sawi hijau, dipotong-potong
  • ½ bagian kembang kol, dipotong-potong
  • 100 gram ati ampela, sudah di marinade jeruk biar tidak amis
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu tumis

  • 3 buah cabai merah, iris serong
  • 5 siung bawang putih, cincang halus
  • 6 sendok makan saus tiram
  • Garam secukupnya
  • Bawang goreng secukupnya

Cara membuat siu mie

  1. Panaskan minyak untuk menumis, dan masukkan ati ampela terlebih dahulu supaya matang sempurna.
  2. Masukkan cabai, bawang putih, sawi hijau, dan kembang kol, lalu aduk rata sampai wangi.
  3. Terakhir tambahkan mie kuning dan beri bumbu saus tiram serta garam, kemudian masukkan telur puyuh. Aduk rata sambal koreksi rasa, jika sudah pas tinggal disajikan.

3. Jiaozi


Ilustrasi. Resep khas Imlek salah satunya jiaozi (iStockphoto/BongkarnThanyakij)

Resep khas Imlek berikutnya ada jiaozi yaitu sejenis pangsit atau gyoza dengan aneka isian. Jiaozi ini dianggap sebagai lambang kekayaan karena bentuknya menyerupai uang perak kuno.

Bahan utama

  • 100 gram udang cincang
  • 250 gram daging ayam giling, pilih bagian paha
  • Daun kucai, iris halus
  • 1 sdm minyak wijen
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdt jahe parut
  • ½ batang daun bawang, iris halus
  • 15 lembar kulit gyoza diameter 8 cm
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt merica

Saus

  • 2 sdm air
  • 3 sdm kecap asin
  • 1 sdm minyak wijen
  • ½ sdt biji wijen putih sangrai

Cara membuat jiaozi

  1. Dalam wadah masukkan daging ayam, udang, daun kucai, daun bawang, minyak wijen, kecap asin, jahe, garam, merica, aduk sampai semua bumbu tercampur rata.
  2. Ambil satu lembar kulit pangsit, masukkan 2 sdt adonan daging, lalu lipat menyerupai bulan sabit. Ulangi cara tersebut sampai semua adonan selesai.
  3. Kukus jiaozi di dalam dandang sekitar 15-20 menit. Sambil mengukus, siapkan bumbu saus tinggal campur semua bahan kemudian angkat jiaozi dan sajikan dengan saus.

4. Ngohiong ayam udang

Ngohiong adalah salah satu sajian gorengan khas Imlek yang terbuat dari campuran daging ayam dan udang. Sekilas bentuknya mirip otak-otak (fish cake). Ngohiong cocok dijadikan camilan maupun disantap sebagai lauk. 

Bahan utama

  • 500 gram daging ayam giling
  • 200 gram udang cincang
  • 6 siung bawang putih dan merah cincang halus
  • 2 buah wortel parut
  • 2 batang bawang prei, iris
  • 1 buah bawang bombay cincang
  • 2 sdm saus tiram
  • 2 sdm kecap asin
  • ½ sdt bubuk ngo hiong
  • 2 sdm tepung maizena
  • Merica dan garam secukupnya
  • 1 lembar kulit tahu kering

Cara membuat ngo hiong

  1. Dalam wadah campur semua bahan utama dan aduk sampai bumbunya pas.
  2. Siapkan kulit tahu kering, dan masukkan adonan ke atas kulit lalu gulung.
  3. Lanjut kukus selama 15 menit. Setelah itu biarkan sampai dingin dan potong-potong untuk digoreng sampai kuning keemasan.

5. Bakpao gulung babi


Dumplings in a Bamboo SteamerIlustrasi. Resep khas Imlek bakpao gulung babi (iStockphoto/4nadia)

Menurut kepercayaan Tionghoa, bakpao yang berisi daging babi melambangkan melimpahnya rezeki di tahun yang akan datang.

Bahan utama

  • 500 gram tepung terigu
  • 1 sdt ragi instan
  • 1 sdm gula halus
  • 50 ml susu putih
  • 1 sdm cuka beras
  • 1 sdt soda kue
  • 200 ml air
  • 1 sdm minyak goreng
  • Potongan daging babi

Cara membuat bakpao gulung babi

  1. Larutkan ragi dan garam dengan air dan sisihkan, kemudian masukkan ke wadah tepung terigu, gula halus, garam, susu, minyak goreng, cuka, air dan aduk.
  2. Uleni adonan selama 15 menit, simpan adonan ke dalam wadah lain yang sudah diolesi minyak sambal tutup dengan kain agak basah supaya mengembang.
  3. Ambil sedikit adonan dan taburi dengan soda kue, lalu giling sampai berbentuk oval.
  4. Masukkan potongan daging babi ke dalam bakpao dan lipat. Ulangi cara ini sampai semua adonan habis.
  5. Kukus bakpao selama 8 menit sampai matang, setelah itu diamkan sampai dingin dan siap santap.

Itulah lima rekomendasi resep khas Imlek yang bisa dicoba buat sendiri di rumah, sebagai sajian lezat untuk keluarga.

(avd/fef)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts