5 Kebiasaan Makan Pemicu Hipertensi Seperti yang Diidap Ki Joko Bodo

Sebelum meninggal dunia, Ki Joko Bodo diketahui memiliki riwayat hipertensi. Apa saja kebiasaan makan yang bisa memicu hipertensi?
Jakarta, CNN Indonesia

Ki Joko Bodo meninggal dunia pada Selasa (22/11). Pria yang dulu tenar sebagai salah satu peramal kondang di Tanah Air itu disebut mengidap penyakit hipertensi sejak lama.

Read More

Hipertensi sendiri merupakan penyakit darah tinggi. Penyakit ini kerap diidap oleh mereka yang memasuki usia lanjut. Namun, bukan berarti penyakit ini tidak menyerang kawula muda.

Kebiasaan makan yang bikin hipertensi

Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang mengidap hipertensi. Penyebab paling utama berkaitan dengan makanan.

Bukan berarti Anda dilarang mengonsumsi makanan tertentu. Tapi, kebiasaan makan yang tidak terkontrol yang bisa memicu penyakit ini harus dihentikan.

Lantas, kebiasaan makan apa saja yang bisa memicu hipertensi?

1. Terlalu banyak garam

Makanan memang akan terasa hambar tanpa garam. Anda juga tak dianjurkan untuk menghindari garam sepenuhnya, tapi membatasi.

Menukil laman National Health Service (NHS), konsumsi garam harian yang disarankan adalah 6 gram atau sekitar 1 sdt.

Garam memang diketahui dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berujung pada hipertensi.

2. Sering makan gorengan

Gorengan memang selalu lezat untuk dinikmati. Apalagi jika disajikan bersama dengan teh hangat di pagi atau sore hari.

Tapi, terlalu sering makan gorengan bukan pilihan yang tepat. Gorengan mengandung lemak jenuh dan lemak trans, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Menukil laman Eat This Not That, saat berat badan naik, tekanan darah juga meningkat.

Selain itu, kandungan sodium pada gorengan juga umumnya tinggi. Sodium disebut juga berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

3. Terlalu banyak konsumsi alkohol


Ilustrasi. Terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol bisa memicu hipertensi. (iStock/mixetto)

Terlalu banyak minum alkohol dapat menyebabkan berbagai masalah. Salah satunya masalah tekanan darah.

Jika Anda mengonsumsi lebih banyak alkohol dari waktu ke waktu, tekanan darah mungkin meningkat.

Selain itu, alkohol dapat berdampak negatif pada obat tekanan darah sehingga membuat penyakit ini lebih sulit untuk dikelola.

4. Suka makan dan jajan di luar

Tekanan darah atau hipertensi bisa terjadi jika Anda sering makan di luar. Bukan karena tagihannya yang membengkak, tapi karena nutrisi dan garam yang ada di masakan tidak bisa diatur sendiri.

Memprioritaskan makanan buatan sendiri ternyata lebih bagus. Selain hemat, Anda juga tahu apa saja yang masuk ke perut.

5. Terlalu banyak makanan olahan

Makanan olahan biasanya mengandung lebih banyak natrium. Bahkan untuk satu kotak sup kalengan saja, kandungan natrium, pengawet, dan garamnya tergolong tinggi.

Terlalu sering mengonsumsi makanan olahan bisa membuat asupan natrium ada di tingkat yang mengerikan. Tentunya, hal ini berdampak pada hipertensi yang diderita.

(tst/asr)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts