3 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah

Aritmia adalah salah satu penyakit yang menyerang jantung. Tanda aritmia yang paling umum adalah saat terjadi detak jantung yang tidak teratur.

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Paru-paru basah disebabkan oleh paparan patogen. Kebiasaan-kebiasaan tertentu membuat Anda rentan terpapar patogen penyebab paru-paru basah.

Berikut beberapa kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah. Coba hindari agar paru-paru senantiasa sehat.

Dalam medis, paru-paru basah dikenal juga sebagai pneumonia. Penyakit menular ini disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan jamur.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Infeksi kemudian menyebabkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru. Kondisi membuat pasien kesulitan untuk bernapas.

Gejala paru-paru basah

Gejala paru-paru basah bisa muncul dalam skala ringan hingga mengancam nyawa. Berikut di antaranya, mengutip Healthline.

– batuk berdahak,
– demam,
– menggigil,
– sesak napas bahkan saat beristirahat,
– nyeri dada yang memburuk saat bernapas atau batuk,
– rasa lelah,
– penurunan nafsu makan,
– mual muntah,
– sakit kepala.

Kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah

Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa menyebabkan paru-paru basah. Berikut di antaranya, merangkum berbagai sumber.

1. Merokok




Ilustrasi. Merokok, salah satu kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah. (morgueFile/DodgertonSkillhause)

Bukan rahasia lagi, kebiasaan merokok memang berdampak buruk terhadap paru-paru.

Tapi selain itu, merokok juga bisa merusak pertahanan alami tubuh terhadap paparan bakteri dan virus yang menyebabkan paru-paru basah.

2. Konsumsi minuman beralkohol

Kebiasaan penyebab paru-paru basah berikutnya adalah mengonsumsi minuman beralkohol.

Menukil laman National Heart, Lung, and Blood Institute, penggunaan minuman beralkohol dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Sebagaimana diketahui, sistem imun yang lemah rentan membuat seseorang terinfeksi patogen penyebab pneumonia.

3. Tak pakai masker

Masker bisa mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi patogen. Masker jadi penghalang fisik yang mengurangi kontak langsung antara mulut dan patogen.

Selain itu, tak menggunakan masker saat bersentuhan dengan udara luar juga bisa meningkatkan risiko paparan polusi udara.

Polusi udara sendiri diketahui bikin bikin daya tahan tubuh menurun. Akibatnya, tubuh jadi mudah terpapar patogen penyebab paru-paru basah.

Demikian beberapa kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah. Hindari kebiasaan-kebiasaan tersebut agar paru-paru senantiasa sehat.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts