11 Bentuk dan Warna Tinja Beserta Artinya untuk Kesehatan

Bentuk dan warna feses dapat menggambarkan kondisi kesehatan. Berikut beberapa warna feses dan artinya.

Jakarta, CNN Indonesia

Para pemimpin dunia seperti Kim Jong Un hingga Presiden Rusia Vladimir Putin ketakutan feses mereka dicuri intelijen. Hal ini membuat mereka membawa toilet sendiri setiap bepergian.

Read More

Tak sedikit pakar yang menganggap ketakutan ini wajar. Pasalnya, sejak berpuluh-puluh tahun lalu, kerap muncul kabar mengenai intelijen suatu negara yang mencuri tinja pemimpin dunia untuk meneliti kesehatan mereka.

Dengan demikian, para pemimpin dunia kerap menyembunyikan kondisi kesehatan yang dapat diketahui lewat tinjanya agar kelemahan dirinya tidak terkuak.

Sekilas terdengar menjijikkan. Namun, bentuk tinja atau feses memang bisa menggambarkan kondisi kesehatan. Mulai dari warna, bentuk, dan tekstur feses itu sendiri.

Warna tinja dan artinya

Dengan mengenali bentuknya, Anda bisa mengenali masalah kesehatan yang dialami secepat mungkin untuk segera diatasi.

Melansir Very Well Health, berikut beberapa warna feses dan artinya untuk kesehatan.

1. Berwarna kuning

Tinja berwarna kuning bisa menandakan Anda telah mengonsumsi makanan berwarna kuning seperti ubi jalar, wortel, kunyit, atau pewarna makanan kuning. Selain itu, penderita penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan mereka yang minum obat GERD juga terkadang memiliki kotoran berwarna kuning.

Tinja yang memiliki warna kuning secara tiba-tiba juga bisa menjadi tanda infeksi yang memengaruhi usus. Hal ini terutama jika Anda juga mengalami diare, demam, gejala mirip flu, atau kram perut.

Selain itu, beberapa pasien Covid-19 juga telah melaporkan tinja yang berwarna kuning.

Dalam beberapa kasus, tinja berwarna kuning bisa berarti ada kelebihan lemak di dalamnya. Kondisi ini dikenal sebagai steatorrhea yang bisa disebabkan oleh apa pun yang mengganggu lapisan usus.

2. Berwarna hijau


Ilustrasi. Dalam kasus ringan, tinja berwarna hijau berarti Anda terlalu banyak mengonsumsi sayuran hijau. (iStockphoto/Mustapha GUNNOUNI)

Ada beberapa alasan umum kenapa tinja bisa berwarna hijau. Makan banyak sayuran berdaun seperti kangkung atau bayam dapat menyebabkan warna kotoran jadi kehijauan.

Selain itu, suplemen zat besi dan pewarna makanan, termasuk pewarna hijau, ungu, dan biru, juga bisa mengubah feses menjadi warna hijau.

Namun memang, ada juga beberapa kondisi kesehatan seperti gangguan usus dan keracunan makanan yang menyebabkan feses berwarna kehijauan.

Warna feses yang sama juga umum dialami ibu hamil.

3. Feses cepat tenggelam

Jika feses cepat tenggelam, maka artinya Anda tak mendapatkan asupan cairan dan serat yang cukup.

Feses jenis ini sering kali memiliki warna yang lebih gelap karena berada di usus lebih lama.

4. Feses yang mengambang

Feses yang mengambang sesekali tak perlu dikhawatirkan. Kemungkinan besar, feses yang mengambang hanya mengandung lebih banyak gas.

Namun, feses yang terus mengambang bisa jadi tanda bahwa tubuh tak menyerap lemak dengan baik.

Dalam beberapa kasus, feses yang mengambang juga dapat terjadi pada orang dengan sindrom iritasi usus besar.

Simak bentuk dan warna tinja lainnya di halaman berikutnya..



Feses berbentuk seperti kerikil hingga berwarna gelap

BACA HALAMAN BERIKUTNYA



Sumber: www.cnnindonesia.com

Related posts